PERATURAN

Untuk menunjang kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) pada Program Studi Teknik Industri Program Sarjana Terapan, selain peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh Lembaga dan Fakultas yang diberlakukan secara  umum diseluruh program studi, ditetapkan pula peraturan khusus program studi yang meliputi Praktikum, Program Magang dan Tugas Akhir .

  1. Praktikum, Praktek
  2. Tujuan

Memberi ketrampilan dan wawasan kepada mahasiswa sebagai perwujudan implementasi teori yang diterima.

  • Persyaratan Pendaftaran Praktikum

Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah ; materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadwalkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan.

Prosedur Pendaftaran Praktikum :

  1. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersama dengan pengisian Kartu Rencana Studi. ( KRS )
  2. Setiap calon praktikan harus mendaftarkan diri di laboratorium penyelenggara.
  3. Pada saat pendaftaran calon praktikan   diwajibkan menyerahkan 2 (dua) pas-foto terbaru ukuran 3 x 3 cm untuk ditempelkan pada kartu Asistensi Praktikum dan sebagai arsip.
  4. Pendaftaran dilaksanakan apabila praktikum sudah diprogramkan pada Kartu Rencana Studi. ( KRS )
  5. Memenuhi prasyaratan administrasi.
  6. Pelangggaran terhadap salah satu ketentuan diatas menyebabkan mahasiswa yang bersangkutan tidak berhak mengikuti praktikum yang diselenggarakan.

Beban Kegiatan Praktikum

Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipratikkan.

Tempat dan Waktu Praktikum

  1. Praktikum dilaksanakan dilaboratorium penyelenggara praktikum.
  2. Praktikum dilaksanakan menurut jadwal yang ditetapkan oleh Laboratorim yang bersangkutan dan disetujui Program Studi.
  3. Penyerahan laporan praktikum sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Laboratorium yang bersangkutan dan disetujui oleh Program Studi.

TataTertib Pelaksanaan Praktikum

  1. Tata tertib pelaksanaan praktikum dilaksanakan di  Laboratorium.
  2. Pada Laboratorium tertentu memerlukan tata tertib khusus maka laboratorium yang bersangkutan dapat menerapkan tata tertibnya.
  3. Sangsi pelanggaran terhadap tata tertib maka mahasiswa yang bersangkutan dapat dibatalkan atau digugurkan kegiatan praktikumnya.
  4. Setiap praktikan harus memperhatikan keselamatan kerja yang berlaku.

Laporan Praktikum

  1. Laporan praktikum sesuai dengan format buku pedoman pembuatan laporan praktikum yang disusun Laboratorium.
  2. Laporan praktikum yang dinyatakan selesai jika sudah dipresentasikan,  dinilai, disetujui oleh dosen pembimbing dan diketahui oleh Kepala Laboratorium.
  3. Laporan diserahkan ke administrasi laboratorium sebanyak satu eksemplar (yang asli).

Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum

Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah, merupakan salah satu diantaranya komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliah yang dinyatakan dalam nilai angka lulus antara ( 56-100) .

  • Program MagangTujuan
    • Mengenal suasana kerja yang sebenarnya agar mereka memahami sejauh mana mereka harus mempersiapkan diri apabila nanti memasuki dunia kerja. Dengan adanya magang ini diharapkan mahasiswa bisa mengintropeksi diri akan kekurangan-kekurangan yang ada dalam diri mereka, baik itu bidang keilmuan maupun sosialisasinya dengan lingkungan.
    • Menerapkan pengetahuan teoritis ke dalam dunia praktik sehingga mampu menumbuhkan pengetahuan kerja sesuai dengan latar belakang bidang ilmu mahasiswa.
    • Melatih kemampuan mahasiswa untuk menjadi pribadi-pribadi yang mandiri, mampu bersikap, mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam bekerja.
    • Menumbuhkan kemampuan berinteraksi sosial dengan orang lain di dalam dunia kerja
  • Kompetensi Program Magang

       Secara garis besar kompetensi mahasiswa yang diharapkan terwujud dari program magang adalah sebagai berikut:

  1. Kompetensi Profesional

      Kompetensi profesional merupakan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan, seperti: pemahaman tugas, kecekatan bekerja, dan kreativitas bekerja.

2. Kompetensi Personal

       Kompetensi personal adalah kemampuan dalam hal sikap dan      kepribadian, meliputi: kejujuran; kedewasaan berpikir, tanggung jawab, kemandirian, disiplin, dan antusiasme.

3. Kompetensi Sosial

       Kompetensi sosial menitikberatkan kepada kemampuan mahasiswa    dalam berinteraksi dengan lingkungan kerja, meliputi: komunikasi, kerja sama, dan empati.

  • Prosedur Program Magang

Untuk kelancaran pelaksanaan Program Magang, maka dari awal semester mahasiswa diharapkan mengajukan permohonan Program Magang sesuai dengan prosedur sebagai berikut:

  1. Mahasiswa diharuskan mengisi formulir yang tersedia di administrasi Program Studi. Pengisian formulir meliputi : nama perusahaan/instansi yang dituju; nama mahasiswa yang akan mengikuti Program Magang pada industri/perusahaan yang bersangkutan; waktu pelaksanaan Program Magang.
  2. Berdasarkan formulir tersebut jurusan akan membuat surat yang ditujukan ke industri/perusahaan sesuai yang ada pada formulir dan memberikannya kepada mahasiswa tersebut setelah ditanda tangani oleh Ketua Program Studi.
  3.  jawaban dari industri/perusahaan yang ditujukan ke ketua Program Studi, selanjutnya akan disampaikan kepada mahasiswa yang bersangkutan.
  4. Bagi kelompok yang telah mendapat jawaban secara tertulis dari industri/perusahaan yang dituju, diharuskan mengisi formulir dan kemudian menyerahkannya kepada Ketua Program Studi masing-masing dengan melampirkan fotokopi surat jawaban.
  5. Bila pada batas waktu yang telah ditentukan ada mahasiswa yang belum mendapatkan surat jawaban dari perusahaan, diharapkan untuk melapor kepada Ketua Program Studi.
  6. Kepala program studi menentukan pembimbing Program Magang mahasiswa.
  7. Mahasiswa mendiskusikan persiapan Program Magang kepada dosen pembimbing Program Magang;
  8. Mahasiswa melakukan Program Magang ke lokasi magang yang telah disetujui pimpinan program studi;
  9. Mahasiswa menyusun laporan Program Magang dan melakukan pembimbingan laporan Program Magang kepada pembimbing dari industri dan dosen pembimbing;
  10. Mahasiswa mempresentasikan hasil magang.
  11. Mahasiswa memperoleh nilai magang dari pembimbing di Industri dan dosen pembimbing;
  12. Mahasiswa meminta legalitas laporan Program Magang kepada pembimbing di industri, dosen pembimbing, dan ketua program studi.
  •  Tugas dan Etika Program Magang

Mahasiswa harus memperhatikan hal-hal berikut ini selama melaksanakan Program Magang, antara lain:

a. Mempelajari tata tertib yang berlaku di Industri tempat magang.

b.  Memahami deskripsi kerja yang diberikan industri kepada peserta magang.

c. Memahami budaya kerja di instansi magang.

d. Mendokumentasikan setiap aktivitas yang dilakukan, yakni:

  1. Mencatat setiap kegiatan kerja yang dilakukan baik pekerjaan sederhana maupun pekerjaan kompleks, berkaitan dengan: apakah jenis pekerjaan yang dilaksanakan; mengapa pekerjaan tersebut penting dilaksanakan; kepada siapa saja pekerjaan tersebut berhubungan; bagaimana cara melaksanakan pekerjaan tersebut; apa kendala yang dihadapi dan bagaimana cara menyelesaikannya;
  2. Mengumpulkan foto copy bukti-bukti hasil pekerjaan;
  3. Membuat Dokumentasi kegiatan-kegiatan yang penting.

Beberapa etika yang perlu diperhatikan selama Program Magang antara lain :

a. Berpakaian dan berpenampilan rapi;

b. Hadir tepat waktu;

c. Bersosialisasi kepada pimpinan dan pegawai;

d. Bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan prosedur dan aturan perusahaan

5. Waktu Program Magang

Waktu pelaksanaan Program Magang adalah 6 bulan, dilaksanakan pada semester VIII untuk mahasiswa Program Studi Teknik Industri Diploma IV (Sarjana Terapan).

6. Bimbingan Dalam melaksanakan kegiatan Program Magang, mahasiswa akan mendapat bimbingan dari :

  1. Pihak industri/perusahaan yang dapat diwakili oleh pimpinan industri/ perusahaan atau yang ditugaskan oleh pimpinan/penanggungjawab;
  2. Program Studi Teknik Industri Diploma IV (Sarjana Terapan) yang dilakukan oleh dosen pembimbing yang telah ditugaskan oleh Ketua Program Studi.

Tugas pembimbing proyek/industri adalah:

1.  Memberi pengarahan yang dianggap perlu kepada mahasiswa peserta Program Magang.

2. Mengawasi kegiatan mahasiswa di lapangan selama Program Magang.

3. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa;

4. Membimbing mahasiswa dalam pembuatan laporan;

5.  Memberikan bukti pengesahan kehadiran mahasiswa yang melaksanakan Program Magang.

6. Mengesyahkan bukti laporan kegiatan harian mahasiswa.

7. Memberi nilai kepada mahasiswa peserta Program Magang.

8.  Memberikan pesan dan kesan terhadap kegiatan selama magang bagi mahasiswa Program Studi Teknik Industri Diploma IV.

9. Memberi surat keterangan sebagai bukti yang menyatakan bahwa mahasiswa telah selesai melaksanakan kegiatan magang;

10. Mengirimkan surat-surat dan formulir tersebut diatas yang telah disyahkan dengan membubuhkan tanda tangan serta cap perusahaan dan ditujukan kepada Ketua Program Studi Teknik Industri Diploma IV.dalam amplop tertutup.

Tugas pembimbing dari Program Studi Teknik Industri Diploma IV (Sarjana Terapan) adalah:

1. Memonitor mahasiswa bimbingan dalam melaksanakan kegiatan magang.

2.  Membimbing mahasiswa dalam pembuatan laporan Program Magang terutama sistematika penulisan laporan.

3. Memberi nilai kepada mahasiswa peserta Program Magang.

4. Menyerahkan lembar penilaian kepada Ketua Program Studi yang bersangkutan.

7.   Pembuatan Laporan Program Magang

Setelah selesai pelaksanaan kegiatan Program Magang, setiap mahasiswa diwajibkan untuk membuat Laporan Program Magang yang ditulis sesuai dengan pedoman penulisan laporan Program Magang. Proses penyusunan laporan ini sebaiknya dibuat setelah mengadakan pengamatan, wawancara, diskusi dan kemudian melakukan asistensi secara periodik baik dengan pembimbing di lapangan maupun pembimbing jurusan, sehingga setelah selesai magang, dapat mengadakan penyempurnaan jika dianggap perlu. Laporan yang telah selesai dibuat harus mendapatkan persetujuan baik dari pembimbing lapangan maupun dari Program Studi, untuk kemudian dinilai. Laporan Program Magang dibuat dalam kertas ukuran A4, dijilid rapi dan diberi cover sesuai program studinya. Laporan tersebut diserahkan kepada Ketua program studi.

Tugas Akhir

  1. Tujuan

Melatih mahasiswa mendesain produk secara mandiri/kelompok berupa karya tulis ilmiah dan peralatan Teknologi Tepat Guna.

  • Syarat Pengambilan Tugas Akhir
  • Telah mengumpulkan 128 sks dengan IP  ≥  2,75 tanpa nilai E
  • Telah menyelesaikan semua praktek dan praktikum
  • Telah menyelesaikan administrasi.
  • Telah mengikuti TOEFL dengan nilai ≥ 400 dengan bukti sertifikat
  • Telah memiliki minimal 3 (tiga) sertifikat keahlian.
  • Prosedur Pengambilan  Tugas Akhir
  • Mengambilan formulir pengajuan Tugas Akhir di Program Studi
  • Mengajukan proposal Tugas Akhir  kepada ketua Program Studi.
  • Menyelesaikan administrasi keuangan.
  • Penunjukan Dosen Pembimbing oleh Ketua Program Studi.
  • Kesediaan Dosen Pembimbing
  • Proses Pembimbingan Tugas Akhir
  • Nilai TOEFL ≥ 400 dengan bukti sertifikat (berlaku 1 tahun terakhir)
  • Menyerahkan fotocopy sertifikat keahlian minimal 3 (tiga) sertifikat.
  • Persyaratan Untuk Menempuh Ujian Tugas Akhir
  • Terdaftar sebagai mahasiswa pada tahun akademik yang bersangkutan.
  • Telah lulus mata kuliah praktek dan praktikum dengan IPK  ≥ 2.75.
  • Menyerahkan 3 eksemplar Buku Tugas Akhir bersampul transparan yang sudah disetujui / ditandatangani dosen pembimbing.
  • Telah menyelesaikan  seluruh syarat-syarat administrasi yang ditetapkan di Program Studi.
  • Ujian dan Nilai Tugas Akhir
  • Ujian Tugas Akhir adalah ujian akhir yang wajib ditempuh mahasiswa sebagai syarat untuk kelulusan Jenjang Diploma Empat, bersifat komprehensif.
  • Ujian dilaksanakan secara lisan dan bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan, sikap, dan unjuk-kerja mahasiswa dalam penerapan bidang keahliannya.
  • Nilai Tugas Akhir diberikan oleh dosen pembimbing dalam bentuk angka (0-100) mengacu pada faktor: Kualitas isi, pembahasan serta kesimpulan, dan hasil rancangannya; Kualitas tampilan yang meliputi tata cara penyusunan, bahasa dan format; Kualitas pelaksanaan penyusunan yang terdiri atas aktivitas, sikap dan perilaku dalam kegiatan penyusunan Tugas Akhir.
  • Masa penyelesaian Tugas Akhir adalah 6 (enam) bulan sejak persetujuan proposal Tugas Akhir oleh Program Studi.
  • Laporan
  • Laporan Tugas Akhir dibuat dalam fomat A4 dengan menggunakan tata cara penulisan karya ilmiah yang baik dan benar.
  • Laporan Tugas Akhir asli yang sudah disetujui oleh dosen pembimbing dan dosen penguji Tugas Akhir diserahkan ke Program Studi sebanyak 1 (satu) eksemplar.
  • Format Laporan Tugas Akhir :

Bab       I        : Pendahuluan

  • Latar Belakang
  • Perumusan Masalah
  • Tujuan dan Manfaat
  • Batasan dan Asumsi

Bab      II      : Kajian Pustaka

Bab     III      : Metodologi

Bab     IV      : Pengumpulan dan Pengolahan Data

Bab      V      : Hasil dan Pembahasan

Bab    VI       : Kesimpulan dan Saran.

Daftar Pustaka 5