SEJARAH PROGRAM STUDI

Teknik Industri Program Sarjana Terapan berawal dari didirikannya Program Studi Teknik Industri Diploma III  pada tahun 1998 dengan SK DIKTI NO.172/DIKTI/Kep/1998, dengan basis desain produk industri. Pada saat penyusunan kurikulum 2019-2024 terakreditasi BAN-PT No. 01485/SK/BAN-PT/Ak-Dpl-III/VI/2018 dengan peringkat teraktreditasi B.

Perubahan Program Studi Diploma III menjadi Program Studi Sarjana Terapan berdasarkan surat penugasan dari Dirjen Ristekdikti Nomor : B/185/C.C4/KB.01.00/2019 dengan isi penugasan sebagai berikut : Dalam rangka penguatan sistem pendidikan tinggi vokasi, Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi berusaha meningkatkan peran perguruan tinggi dalam meningkatkan daya saing nasional. Surat edaran Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, dan Permenristekdikti Nomor.54 Tahun 2018 dimaksudkan antara lain untuk memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dalam pendidikan Multy Entry Multy Exit (MEME) sehingga mahasiswa dapat memiliki pilihan untuk mengikuti kuliah dan dapat memilih jenjang kelulusan di Diploma II, Diploma III maupun Diploma IV .

Tujuan disusunnya kurikulum baru ini untuk mempersiapkan peserta didik supaya dapat mampu menjawab tantangan saat ini maupun masa depan sesuai dengan ranah Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di level  4, level 5, dan level 6.

Proses penyusunan kurikulum, melibatkan stakeholders serta melalui tracer study dari pengguna alumni Teknik Industri Diploma III. Kurikulum Program Studi Teknik Industri Sarjana Terapan ini merupakan upaya untuk menghasilkan lulusan pada jenjang Diploma Empat (D-IV) pada disiplin ilmu Teknik Industri Manufaktur.

Lingkup Bidang Keilmuan Program Studi

Program Studi Sarjana Terapan Teknik Industri Manufaktur merupakan program studi yang menekankan kemampuan individu dan kelompok yaitu pada bidang keahlian Teknik Industri Manufaktur dan Perancangan Produk Industri. Teknik Industri Manufaktur memiliki kemampuan  untuk mengintegrasi sistem yang terdiri dari manusia, material, mesin, energi dan informasi, untuk mencapai efisiensi, efektifitas serta produktivitas sebagai ukuran keberhasilannya. Perancangan Produk Industri memiliki kemampuan perancangan dan pengembangan produk (desain produk), perancangan proses manufaktur (teknologi manufaktur), serta pengelolaan sistem/manajemen produksi/pabrik, sehingga produk yang dirancang dan dibuat memiliki kualitas tinggi, diterima oleh pasar (konsumen) dan memiliki nilai jual yang kompetitif.

Keunggulan Program Studi Sarjana Terapan Teknik Industri Manufaktur memiliki keluasan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang rekayasa Sistem Industri Manufaktur dan Perancangan Produk Manufaktur yang berbasis KKNI pada level-6, mengacu pada Body of Knowledge Teknik Industri antara lain: work design and measurement, operation research, engineering economi, quality and reliability, ergonomic and human factor, supply chain management, product and development.

Bidang keilmuan dan ketrampilan program studi merupakan bagian dari disiplin Teknik Industri Manufaktur yang mempelajari perancangan produk, perancangan proses pembuatan produk, serta manajemen produksi. Ketiga keilmuan tersebut merupakan satu rangkaian keilmuan yang terintegrasi dalam bisnis di industri manufaktur. Secara umum dapat dinyatakan bahwa Teknik Industri Manufaktur Program Sarjana Terapan ITN – Malang mempunyai klasifikasi bahan kajian yaitu Studi Umum, Basic Science, Engineering Science, Sosial Science, Industrial Engineering Science, dan Industrial Engineering Design. Ketrampilan yang dihasilkan adalah kemampuan manajerial manufaktur, rekayasa perancangan produk industri, kewirausahaan serta memiliki etika dan kepribadian yang baik.